Senin, 17 Juni 2013

Ingin Tahu Bagaimana Rokok Bisa Membunuh Anda?


Bukan rahasia umum jika kebiasaan merokok dapat merugikan kesehatan dan meningkatkan risiko kematian. Dalam satu batang rokok terdapat lebih dari 3.500 senyawa kimia yang 40 di antaranya merupakan racun dan karsinogenik yang dapat merusak tubuh dan membunuh Anda secara perlahan.
Namun hingga saat ini orang-orang yang terbiasa merokok seakan tidak mengindahkan hal ini dan malah menambah jumlah batang rokok yang mereka isap setiap hari.
Jantung adalah organ yang berisiko mengalami kerusakan akibat kebiasaan merokok. Jantung merupakan penyedia darah sekaligus penyalur oksigen ke seluruh tubuh
Seperti dikutip dari laman zeenews, jantung memiliki dua sisi di sebelah kanan dan kiri dengan fungsi yang berbeda. Jantung sebelah kanan berfungsi mengambil darah yang tidak mengandung oksigen dan memompanya menuju paru-paru. Sedangkan jantung sebelah kiri menerima darah dari paru-paru yang telah mengandung oksigen.
Darah yang mengandung oksigen tersebut akan dipompa secara merata ke seluruh tubuh untuk berbagai fungsi tubuh.
Kinerja jantung yang sangat sistematis tersebut akan rusak jika seseorang larut dalam kebiasaan merokok.
Karbon monoksida yang terdapat dalam rokok dapat mengikat oksigen yang akan disalurkan ke seluruh tubuh, sehingga tubuh akan kekurangan oksigen yang pada tingkat lanjut dapat merusak kinerja jantung dan organ-organ tubuh lainnya.
Rokok juga mengandung nikotin yang dapat membuat detak jantung tidak beraturan dan meningkatkan tekanan darah. Gangguan fungsi jantung dan risiko stroke kerap mengancam orang-orang yang terlalu tinggi kadar nikotin dalam tubuhnya akibat kebiasaan merokok.
Bahkan, para ahli kesehatan mengatakan, rokok juga berpotensi meningkatkan produksi kolesterol jahat dan mengurangi produksi kolesterol baik dalam tubuh.
Kolesterol jahat sering dikaitkan dengan penyebab serangan jantung, sebagai dampak dari penyumbatan pembuluh darah yang dapat menghentikan proses pendistribusian darah ke seluruh tubuh, dan kematian mendadak adalah risiko yang paling fatal.
So, masih berani merokok

Selain Melangsingkan, Air Putih Juga Efektif Cegah Sakit Jantung


Bagaimana Air Putih Menurunkan Berat Badan?
Seperti kita ketahui bahwa hati mengkonversi lemak menjadi bahan bakar. Tanpa asupan air yang cukup, ginjal tidak akan berfungsi pada tingkat optimal. Akibatnya, hati akan bekerja ekstra keras untuk membantu ginjal melakukan tugasnya. Dan pada akhirnya hati tidak dapat berfungsi dengan baik.
Beberapa lemak akan tetap di dalam tubuh dan tidak dapat dikonversi menjadi bahan bakar. Ini yang menyebabkan bertambahnya berat badan.
Minum air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup memungkinkan hati melakukan fungsinya untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi bahan bakar dengan optimal.
Tubuh kita mengandung lebih dari 60% air. Ketika tubuh mendapatkan air yang cukup, ia akan mencoba untuk menyimpan semua air itu ke dalam sel sedangkan sisanya akan dikeluarkan melalui urin.
Minum air dalam jumlah yang cukup juga dapat menurunkan rasa lapar. Minum beberapa gelas air sebelum makan juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah makan berlebihan yang dapat mengakibatkan berat badan bertambah.
Orang yang memiliki kelebihan berat badan disarankan untuk minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap harinya. Bahkan beberapa studi membuktikan bahwa air es atau air dingin juga membantu membakar kalori, dengan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Jika Anda tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak, kemudian mulai mengonsumsinya dalam jumlah banyak, pada awalnya akan terasa tidak nyaman dan bahkan Anda akan sering buang air kecil. Ini hal yang wajar dan setelah berjalannya waktu tubuh Anda akan terbiasa dengan kebiasaan baru mengonsumsi air putih.
Manfaat Lain Mengonsumsi Air Putih
Selain membantu menurunkan berat badan, mengonsumsi air putih juga memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan, seperti:
Cegah Sakit Jantung
Menurut sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology, orang yang terbiasa minum air putih lebih dari 5 gelas setiap hari mengalami penurunan risiko sebesar 41 persen akibat penyakit jantung dan kematian mendadak.
Cegah Migrain
Menurut para peneliti dari University of Masstricht, Belanda, minum air putih tujuh gelas dalam sehari dapat meredakan sakit kepala dan meningkatkan kualitas hidup penderita migrain.
Peneliti mengatakan bahwa sakit kepala yang dialami penderita migrain dapat berkurang dalam 21 jam jika mereka minum 1,5 liter air.
Tingkatkan Ketajaman Otak
Otak membutuhkan oksigen untuk bisa bekerja sesuai fungsinya. Dengan minum banyak air putih, Anda bisa memastikan bahwa otak telah terpenuhi kebutuhan oksigennya. Bahkan minum 8-10 gelas air perhari dapat memperbaiki kemampuan kognitif otak sebesar 30 persen.
Cegah Penuaan Dini
Kulit kering menjadi salah satu penyebab terjadinya penuaan dini. Air dapat melembabkan kulit, membuatnya tampak segar dan terbebas dari kulit kering, sehingga membuat wajah Anda awet muda meski usia bertambah.
Yuk, biasakan minum air putih mulai sekarang.

Tips Sehat Menghadapi Perubahan Iklim


Apakah Anda menyadari kalau sekarang ini cuaca terasa kian panas? Atau hujan kian deras dan panjang? Hmm, yang terakhir ini tentunya gambaran akan banjir yang  melanda Jakarta (dan mungkin rumah Anda) Januari silam langsung terlintas di ingatan. Untuk refresh memori Anda, climate change terjadi karena produksi gas karbondioksida – sebagian besar dari pabrik dan mobil – yang berlebihan menumpuk di lapisan ozon sehingga memerangkap cahaya matahari yang membuat bumi ini kian panas, tapi hujan deras di momen berikutnya lantaran semakin besar juga penguapan air laut.
Tentu ada alasan lain mengapa bumi ini makin panas (maraknya pembangunan gedung berlapis kaca, penggundulan hutan, dan penggunaan AC adalah tiga di antaranya), tapi, hampir semua ilmuwan dan policy maker sepakat, climate change dipandang sebagai kontributor terbesar. Nah, bila tubuh Anda tidak siap menghadapi perubahan tersebut, maka bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda. So, di artikel ini, Cosmo akan memaparkan segala yang perlu Anda ketahui untuk mencegahnya. Dan, sebagai bonus, pada saat yang bersamaan..
·         Aktifkan diri untuk mencari tahu mengenai dampak yang disebabkan oleh climate change. Know what’s going on in YOUR world.
·         Belanja dengan tas belanja khusus. Di beberapa negara maju, penggunaan kantong plastik sudah dilarang. And there’s a pretty good reason for this: Plastik termasuk bahan yang sulit terurai di lingkungan. Kalau dibakar (seperti yang masih biasa dilakukan oleh sebagian besar  masyarakat Indonesia), maka gas karbondioksida (CO2) yang terlepas akan kian meningkatkan efek rumah kaca. Plus, asap hasil pembakaran plastik (yang mengandung rangkaian senyawa berbahaya) dapat menimbulkan risiko terkena kanker paru-paru.
·         Carbon footprint – what’s this? Tanpa Anda sadari, setiap hari Anda membawa mobil – atau motor – menuju kantor atau mal atau tempat hangout, kendaraan pilihan Anda akan mengeluarkan emisi CO2. inilah yang disebut jejak karbon. Your biggest carbon footprint? Pelesir ke luar negeri. Obviusly, peswat terbang memproduksi emisi CO2 terbesar. Well, you need your vacation, namun untuk hal kendaraan sehari-hari, Cosmo sarankan, go Commuter.
·         Donasi untuk organisasi konservasi lingkungan seperti Greenpeace atau WWF. Secara Anda pasti tak punya waktu blusukan ke hutan rimba atau mengampanyekan aksi peduli lingkungan ke masyarakat luas (luar Jawa), maka bantulah para aktivis dan relawan organisasi tersebut secara finansial. Apalagi kini dibuat kian mudah dengan sistem donasi autodebet yang bekerja sama dengan bank-bank terkemuka.
·         Earth Hour: Rayakan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April dengan mematikan listrik Anda selama satu jam saja. Di tahun 2012, Earth Hour di Indonesia berhasil menghemat daya listrik sebesar 546 megawatt, yang bila dinominalkan, sama dengan Rp 800 juta!
·         Fearless & Fabulous – in principles. Lihat saja supermodel Giselle Bundchen yang sangat concern dengan konservasi air bersih dan Natalie Portman yang menjadi  vegetarian setelah mengetahui “industri” peternakan hewan seperti sapi dan ayam merupakan salah satu kontributor emisi CO2 terbesar.
·         Gabung organisasi lingkungan. Kalau Anda rasa menyumbang saja tidak cukup, ini satu-satunya opsi, bukan? Atau, tiru aksi Rachel McAdams yang membuat situs greenissexy.org, Nadya Hutagalung dengan greenkampong.com atau Cameron Diaz (yang kerap dijuluki Queen of Green) yang pernah co-wrote buku manual berjudul Green Book.
·         Hemat energi, yang berarti mematikan seluruh sumber energi sebelum berangkat kantor dan sebelum tidur. Daningat, machine on standby akan tetap menyerap daya listrik. FYI, semakin besar konsumsi listrik Anda, maka semakin besar juga sumber daya alam (batu bara, minyak bumi, gas bumi) yang dikerahkan. Hal ini akan melambungkan tingkat polusi udara yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
·         Imagine a better, cleaner, healthier future, untuk anak Anda, cucu Anda – you any that, right?
·         Jalan kaki, kemanapun (apabila memungkinkan). Tempat meeting ada di depan mata, tak perlu naik mobil atau kendaraan umum, kan? Selain bentuk olahraga termudah, dengan berjalan kaki Anda akan mengurangi carbon footprint.
·         Kurangi beban pencemaran udara di rumah dengan menggantikan produk-produk sarat kimia beracun seperti cairan pembersih atau pengusir serangga. Untuk pembersih, gunakan baking soda, lemon atau cuka putih. Sementara ganti cairan anti nyamuk dengan tanaman Zodia asal Papua yang konon sama ampuhnya dalam mengusir serangga.
·         Libatkan teman-teman dan keluarga. Yup, spread the word, tapi jangan dengan cara yang terlalu menceramahi atau ngotot ya, bisa-bisa nantinya Anda malah dianggap aneh. Do it (mostly) through action.
·         Napas yang baik dan benar sedalam-dalamnya. Ini akan memperkuat paru-paru Anda yang tugas utamanya adalah untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. “Paru-paru adalah ‘tameng’ utama dalam tubuh untuk melawan toksin yang berada di lingkungan sekitar,” ujar Holger Schunemann, M.D., kepala peneliti tentang hubungan antara kapasitas paru-paru dan mortalitas. Kalau Anda suka jalan kaki atau bersepeda, gunakanlah masker wajah supaya asap kendaraan tidak mencemari tubuh Anda.
·         Olahraga, untuk alasan yang cukup jelas tentunya. Dengan rutin berolahraga, sistem kekebalan tubuh Anda akan semakin kuat menghadapi perubahan iklim yang drastis.
·         Print kertas bolak-balik. Bayangkan, sebuah pohon yang telah berumur puluhan tahun, ditebang, dijadikan kertas, dan, saat tiba di tangan Anda, digunakan untuk cetak dokumen, lalu setelah tak diperlukan lagi, dibuang begitu saja. Such a waste, right? Sekarang ini kerap terjadi penebangan pepohonan yang tidak bertanggung jawab, sehingga mengakibatkan minimnya ketersediaan udara dan air bersih.
·         Quit using styrofoam. Selain sulit terurai, menurut The National Bureau of Standards Centre for Fire Research di Amerika, pembuatan dan pembakaran styrofoam akan melepaskan 57 bahan kimia berbahaya ke udara. Dan, bila dijadikan container untuk makanan yang masih hangat, bahan kimia tersebut bisa meresap ke dalam makanan Anda. Enjoy your lunch, ladies!
·         Recycle, recycle, recycle. Pisahkan sampah yang bisa didaur ulang (karton, kertas, botol plastik, baterai) dan sampah basah. Untuk  jenis sampah yang terakhir ini, Anda bisa membuat lubang bipori di halaman rumah dan membuang sampah basah ke dalamnya untuk menyuburkan tanah di sekelilingnya. FYI, sampah basah yang dibakar akan melepaskan gas CH4 (yang lebih parah dari CO2) yang bisa menimbulkan beragam gejala penyakit pada manusia.
·         Sumber daya alam tak selamanya bisa diperbaharui. So, dengan sehemat mungkin menggunakan kendaraan dan listrik, Anda tak hanya menjamin kebersihan udara dan meminimalisir perubahan iklim, tapi juga melanggengkan pasokan sumber daya alam bumi!
·         Tanam pohon yang akan melepaskan lebih banyak oksigen bersih ke udara. Bahkan, berdasarkan riset Clean Air Study yang dilakukan oleh NASA, ada beberapa tanaman yang bisa menyerap gas beracun, seperti sansivera, lili paris, palem, crysanthemum, aglaonema, dan sri gading. Kalau Anda merasa sudah cukup pohon dan tanaman di rumah, ikutilah gerakan penanaman pohon bersama WWF.
·          Uang elektronik sepertinya akan menjadi populer mulai tahun ini, dengan beberapa aplikasi smartphone memungkinkan Anda untuk pembayaran transaksi. Sarana busway pun sekarang telah menggunakan uang elektronik. Ingat, dear: Less paper, cleaner air.
·          Vitamin, supaya tubuh Anda tidak gampang terserang penyakit. Walaupun kini semakin banyak orang mengandalkan suntikan vitamin cocktail untuk hasil instan, menurut Dr. Charlotte Neuman dari University of California, “Berhati-hatilah dengan vitamin A, E, D, dan K. Dalam bentuk tablet, saluran gastrointestinal tubuh, dengan selaput lendir pelindungnya, akan berfungsi sebagai filter sehingga mencegah risiko overdosis. Vitamin yang langsung disuntikkan ke darah berpotensi jadi racun. Plus, vitamin yang saya sebut sebelumnya termasuk non-soluble, jadi kalau berlebihan akan menumpuk di tubuh.” Solusinya? Andalkan cara alami dengan menyantap buah dan sayur mayur.