Rasanya Manis, Tetapi Ternyata Ia Jahat
Courtesy
ShutterStock.com
Vemale.com - Banyak orang menggemari rasa gula yang manis. Tak peduli
anak-anak atau orang dewasa, seperti terbius oleh rasa manisnya gula. Gula ini
ditemukan pada beragam produk, mulai dari makanan hingga minuman. Memanjakan
dengan rasanya yang membuat seseorang bahagia.
Sebenarnya, ada beberapa manfaat gula yang
dapat dipetik oleh manusia, namun ternyata gula ini menyimpan sejuta kejahatan
pada tubuh Anda. Inilah kejahatan tersebut...
Gula memicu penuaan dini
Mereka yang gemar mengonsumsi gula cenderung
mengalami penuaan dini, yang terlihat melalui kulitnya. Umumnya kulit mudah
sekali terserang jerawat, berkerut, keriput, serta memiliki noda hitam.
Memicu kegemukan
Mereka yang gemar mengonsumsi makanan manis
ini juga biasanya harus double melakukan usaha pembakaran kalori. Dan apabila
tidak dilakukan, baik jerawat maupun kegemukan akan menjadi problem yang ramah
bagi mereka.
Gula tidak punya nutrisi
Tak ada kandungan nutrisi di dalam gula. Gula
hanyalah memberikan rasa manis pada makanan yang dikonsumsi. Energi juga
sebenarnya diperoleh dari kalori, bukan gula.
Gula bahaya bagi liver
Apabila dikonsumsi terlalu berlebihan,
fruktosa akan langsung menyerang liver, di mana hal ini akan menyebabkan liver
sakit. Gula hanya akan membuat liver tercemar dan kehilangan kemampuan
menyaring makanan.
Hal inilah yang kemudian menyebabkan seseorang
menderita diabetes tipe 2, mengalami kegemukan atau sakit liver.
Gula refinasi mengandung
bahan kimia
Gula refinasi, atau yang diproduksi oleh
pabrik umumnya membawa aneka bahan kimia lain yang bisa jadi berbahaya untuk
tubuh. Misalnya saja pemutih, gula yang warnanya sangat putih seringkali memang
diproduksi dengan pemutih agar warnanya lebih menarik.
Menyebabkan kolesterol
tinggi
Gula tak hanya mempengaruhi kadar insulin di
dalam darah, tetapi juga meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Untuk
itu, mereka yang menderita diabetes tipe 2 biasanya dianjurkan menggantikan
asupan gula dari tebu dengan gula dari jagung.
Gula merusak metabolisme
tubuh
Sudah terbukti bahwa gula dapat merusak
metabolisme tubuh. Saat asupan gula dikurangi, cenderung berat badan akan lebih
ideal serta tubuh tidak mudah jatuh sakit.
Berhati-hati dan lebih bijaksana memilih menu
makanan ya ladies, jangan sampai karena terlalu doyan akan gula, kesehatan Anda
menjadi taruhannya. (vem/bee)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar